Minggu, 10 Februari 2013

Ibu, Aku Sayang Padamu (T▽T)

Di malam yang selalu kulantunkan ayat suci-Nya
Kusibakkan tirai yang menutupi jendela hati
Kubuka perlahan pintu perasaan
Kubiarkan cahaya iman menghangati, masuk menembus sela-sela dinding jiwa

Dalam takbir terngiang kata-kata indah yang kau bisikkan
Dalam ruku’ kulihat wajah yang penuh harapan
Dalam i’tidal terbisik hela nafas lelahmu
Dalam sujud ku teringat akan gelapnya duniaku

Ingin kutebus lelahmu dengan hasilku
Ingin kuhapus keringatmu yang mengalir dengan saputangan keberhasilan
Ingin kuganti gelapnya dunia menjadi terang untukmu
Ingin kulihat wajah sedihmu beralih berseri

Namun kau sungguh tak merasakan itu
Ku hanya bisa memberi gelapnya duniaku yang dahulu

Hanya ayat suci yang bisa kulantunkan untukmu saat ini
Berharap duniaku yang kini terang bisa kau rasakan dari sisi-Nya

Ibu… Anakmu kini telah menjadi apa yang kau harapkan
Ibu… Gelapnya duniaku dulu telah menjadi terang karena nikmat-Nya
Kupersembahkan semua ini untukmu walau kau tak melihatnya
Satu hal yang dari dulu ingin ku katakan namun tak tersampaikan,

Ibu… Aku sayang padamu…

ANR, 29 April 2012

0 komentar:

Posting Komentar

 
;